Apa itu Struktur Data Tree?
Tree (Pohon) adalah struktur data majemuk (non-linear) yang
digunakan untuk menyusun data secara hierarki (bertingkat). Bentuknya
menyerupai pohon yang terbalik, di mana akarnya berada di atas dan
daun-daunnya menyebar ke bawah.
Contoh di dunia nyata: Silsilah keluarga, struktur organisasi
kelas, atau susunan folder di dalam komputer (C: > Program Files >
Aplikasi).
Bagian-bagian Struktur Data Tree
Sebuah "Pohon" data tersusun dari beberapa elemen utama:
• Root (Akar): Simpul paling atas. Ini adalah titik awal dari
sebuah pohon (hanya ada satu Root).
• Node (Simpul): Titik-titik data yang menyusun pohon
tersebut.
• Edge (Sisi/Garis): Garis penghubung yang menghubungkan satu
Node dengan Node lainnya (seperti ranting).
• Leaf (Daun): Simpul paling ujung (paling bawah) yang sudah
tidak memiliki anak atau cabang lagi.
Jenis Struktur Data Tree
Ada banyak jenis Tree di dalam ilmu komputer, namun dua yang
paling dasar adalah:
1. Binary Tree (Pohon Biner):
Aturannya sangat ketat: Setiap Node (Simpul) maksimal hanya boleh
memiliki 2 cabang anak (cabang Kiri dan cabang Kanan). Tidak
boleh lebih!
2. Linear Chart (Bagan Linear):
Penyajian struktur berjenjang dalam bentuk bagan atau garis lurus yang
lebih sederhana dan berurutan.
Penerapan Binary Tree
Kenapa komputer sangat menyukai Binary Tree? Jawabannya adalah
untuk kecepatan pencarian data!
Dalam penerapan Binary Search Tree, komputer menyortir data
dengan aturan: angka yang lebih kecil ditaruh di cabang kiri, dan
angka yang lebih besar ditaruh di cabang kanan.
Saat kamu mencari sebuah nama di kontak HP yang berisi ribuan nomor,
komputer tidak mencarinya satu per satu, melainkan langsung membelah
jalurnya ke kiri atau ke kanan terus-menerus. Hasilnya? Pencarian
selesai dalam kedipan mata!
📝 Praktikum Kelas: Menggambar Tree
Aktivitas Unplugged (Tanpa Komputer):
Mari memodelkan struktur hierarki kelas kita ke dalam bentuk
Tree!
Langkah-langkah:
-
Buka buku tulismu. Gambarlah lingkaran paling atas sebagai
Root, lalu isi dengan nama "Wali Kelas".
-
Buat garis (Edge) ke bawah dan buat Node baru untuk
"Ketua Kelas".
-
Pecah cabang dari Ketua Kelas menjadi dua (sebagai
Binary Tree) untuk "Sekretaris" dan "Bendahara".
-
Lanjutkan membuat cabang ke bawah untuk anggota seksi-seksi,
hingga berakhir pada anggota yang menjadi Leaf (Daun) di
posisi paling bawah!
📝 Kesimpulan
Struktur data Tree memungkinkan masalah yang sangat kompleks
disederhanakan melalui pemetaan hierarki (akar hingga daun).
Penggunaan Binary Tree secara khusus sangat membantu perangkat
lunak untuk melakukan pencarian data raksasa dalam waktu yang sangat
singkat.